Informasi Kesehatan

Penyebab Sinusitis Kambuh

Penyebab Sinusitis Kambuh

Penyebab Sinusitis Kambuh Anda sebelumnya sudah dinyatakan sembuh dari penyakit sinusitis ?, namun beberapa hari kemudian anda mengalami sinusitis kembali (sinusitis kambuh) ?, Jika memang demikian, maka kemungkinan anda tidak memperhatikan beberapa faktor atau hal yang dapat menyebabkan sinusitis kambuh.

Dengan begitu, sehingga sinusitis yang diderita akan mudah kambuh kembali. Apakah anda tahu apa saja penyebab sinustis kambuh ?, Bagi anda yang belum tahu, maka kini tidak usah khawatir, karena pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi mengenai beberapa faktor/hal yang dapat menyebabkan sinusitis kambuh.

Penyebab Sinusitis Kambuh

Sinusitis

Sinusitis merupakan suatu kondisi dimana dinding sinus mengalami pembengkakan atau peradangan. Kondisi peradangan ini akibat adanya penyumbatan di dalamnya. Sinus sendiri merupakan ruangan-ruangan kecil atau rongga kecil berisi udara yang terletak di tulang pipi (maxillary).

Selain di tulang pipi, sinus juga terletak di bagian bawah dahi (frontal), bagian belakang rongga hidung (sphenoid), dan diantara hidung dan mata (ethmoid). Sinus turut bekerja untuk mencegah masuknya kuman, allergen penyebab alergi dan benda asing yang dapat menyebabkan infeksi dakam tubuh.

Salah satu tugas sinus ialah untuk menghasilkan lendir atau mukus (cairan lengket dan tebal di hidung), yang dimana mukus sendiri berfungsi membantu mengendalikan suhu dan kelembapan udara yang masuk ke paru-paru. Mukus tersebut mengalir ke hidung melalui saluran-saluran kecil.

Saluran-saluran kecil tersebut dapat terhalang apabila sinus terinfeksi  atau mengalami peradangan. Rongga sinus membuka lubang pada hidung. Kondisi sinus yang sehat, sinus akan dipenuhi dengan udara, namun pada saat sinus menjadi tersumbat dan berisi cairan, kuman dapa tumbuh.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan infeksi, yang biasa disebut sebagai penyakit sinus. Penyakit sinusitis ini cukup umum terjadi dan dapat terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak. Gejala sinusitis dapat terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung dalam jangka waktu yang pendek (4 mingggu).

Kondisi penyakit sinusitis tersebut lebih dikenal atau biasa disebut sebagai sebagai sinusitis akut. Selain itu, untuk kasus sinusitis yang parah, peradangan sinus dapat berlangsung dalam waktu yang lama (sekitar 3 bulan) dan sering kambuh. Kondisi penyakit sinusitis ini biasa disebut sinusitis kronis.

Baca juga : Perbedaan Sinusitis Akut Dan Kronis

Penyakit sinusitis ini sangat dapat mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya. Pada beberapa kasus, sinusitis dapat menyebabkan komplikasi, yakni infeksi tulang. Sinusitis memiliki beberapat tipe, dan berikut beberapa tipe sinusitis berdasarkan lamanya perjalanan penyakit.

Tipe Sinusitis

  • Sinusitis akut
  • Sinusitis subakut
  • Sinusitis kronis
  • Sinusitis kambuhan

Pada umumnya, penyakit sinusitis yang terjadi pada orang dewasa disebabkan karena pembengkakan dinding di dalam hidung, yang dimana kondisi pembengkakan tersebut seringkali disebabkan oleh virus flu atau pilek yang disebarkan sinus dari saluran pernapasan atas.

Selain itu, infeksi jamur, infeksi gigi, dan kebiasan merokok juga dapat memicu terjadinya sinusitis pada orang dewasa. Sementara itu, sinusitis pada anak, umumnya disebabkan oleh alergi, tertular penyakit dari anak-anak lain di sekitarnya, tinggal di lingkungan yang berasap dan lain sebagainya.

Penyebab Sinusitis Kambuh

Kondisi penyakit sinusitis yang kambuh tentu akan sangat mengganggu atau merepotkan penderitanya. Kondisi ini tentu sangat dihindari oleh orang-orang yang pernah menderita sinusitis sebelumnya. Sebaiknya beristirahatlah jika memang anda baru sembuh dari penyakit sinusitis.

Hal tersebut, karena jika kondisi tubuh tidak fit di tambah anda akan bepergian menaiki pesawat dan ditambah sedang memiliki gejala flu, maka ketiak pesawat naik landas, tekanan udaranya akan turun. Efek dari kondisi tersebut ialah dapat membuat sinus tertekan dan kambuh.

Kondisi tersebut merupakan salah satu penyebab sinusitis kambuh yang perlu diperhatikan dan harus diwaspadai. Selain itu, berikut ini beberapa hal atau kondisi yang bisa menjadi salah satu faktor penyebab kambuhnya kondisi penyakit sinusitis, diantaranya :

  • Stres
  • Sistem imun yang lemah
  • Iritasi bahan kimia
  • Berenang
  • Perubahan udara
  • Flu
  • Kebiasaan merokok
  • Alergi
  • Gigi yang mengalami infeksi
  • Infeksi virus atau bakteri
  • Polusi udara

Hindari atau jauhi beberapa hal atau kondisi tersebut, hal ini agar sinusitis yang diderita tidak kambuh. Selain itu, menghindari hal/kondisi tersebut juga dapat mempercepat proses pengobatan penyakit sinusitis. Itulah beberapa hal atau kondisi yang dapat menjadi penyebab sinusitis kambuh.

DEMIKIAN INFORMASI DARI KAMI MENGENAI “PENYEBAB SINUSITIS KAMBUH”. TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI WEBSITE RESMI KAMI (AZKA HERBAL), SEMOGA INFORMASI DARI KAMI BERMANFAAT DAN BERGUNA BAGI ANDA YANG MEMBUTUHKAN.

Posted By : Penyebab Sinusitis Kambuh

Berita Terkait :

Sponsored By

Penyebab Sinusitis Kambuh

Informasi Kesehatan

Bahaya Operasi Sinusitis

Bahaya Operasi Sinusitis

Bahaya Operasi Sinusitis Sinusitis merupakan salah satu kondisi gangguan kesehatan yang cukup umum terjadi dan dapat terjadi pada siapa saja. Seseorang yang menderita  penyakit sinusitis biasanya melakukan tindakan operasi untuk sebagai solusi pengobatan sinusitis yang dideritanya.

Apakah anda (penderita sinusitis) akan melakukan tindakan operasi sinusitis ?, Jika memang demikian, maka sebaiknya jangan buru-buru operasi dan sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter, karena terdapat beberapa bahaya operasi snusitis yang wajib diwaspadai. Mari simak terus artikel ini sampai tuntas.

Bahaya Operasi Sinusitis

Sinusitis

Sinusitis merupakan peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada dinding sinus. Kondisi peradangan ini akibat adanya penyumbatan di dalamnya. Sinus sendiri merupakan rongga kecil atau ruangan-ruangan kecil yang saling berhubungan melalui saluran udara di dalam tulang tengkorak.

Rongga sinus terletak di tulang pipi (maxillary), bagian bawah dahi (frontal), bagian belakang rongga hidung (sphenoid), serta di antara hidung dan mata (ethmoid). Rongga sinusi membuka lubang pada hidung. Sinus sendiri bertugas untuk menghasilkan mukus atau cairan lengket dan tebal di hidung.

Mukus atau cairan lengket dan tebal di hidung tersebut turut bekerja untuk mencegah masuknya kuman, allergen penyebab alergi dan benda asing yang dapat menyebabkan infeksi dalam tubuh. Fungsi mukus sendiri ialah membantu mengendalikan suhu dan kelembapan udara yang masuk ke paru-paru.

Cairan lengket dan tebal di hidung (mukus) yang dihasilkan oleh sinus tersebut mengalir ke hidung melalui saluran-saluran kecil, yang dimana saluran-saluran kecil ini dapat terhalang apabila sinus terinfeksi atau meradang. Pada kondisi sinus sehat, sinus dipenuhi dengan udara.

Sementara itu, pada saat kondisi sinus menjadi tersumbat dan berisi cairan, kuman dapat tumbuh dan menyebabkan infeksi yang biasa disebut atau lebih dikenal dengan sebutan penyakit sinus. Dan berikut ini beberapa tipe sinusitis berdasarkan lamanya perjalan penyakit.

Tipe Sinusitis

  • Sinusitis Akut
  • Sinusitis Subakut
  • Sinusitis Kronis
  • Sinusitis Kambuhan

Terdapat beberapa hal atau kondisi yang dapat menyebabkan sinus mengalami peradangan. Namun, penyebab yang paling umum dari sinusitis ialah flu, yang merupakan hasil dari infeksi virus. Dan berikut ini beberapa hal atau kondisi lain yang dapat menyebabkan sinusitis, diantaranya :

  • Rhinitis alergi
  • Polip hidung
  • Fibrosis sistik
  • Gangguan sistem imun tubuh
  • Infeksi gigi
  • Kelainan bawaan
  • Merokok (perokok aktif)
  • Deviasi septum hidung
  • Alergi, seperti hay fever, asma, dan lain sebagainya

Meski bukan penyakit mematikan, namun pada beberapa kasus, sinusitis dapat menyebabkan komplikasi berupa infeksi tulang. Selain infeksi tulang, pada kasus yang jarang terjadi, infeksi dapat menyebar ke daerah sekitar mata, tulang, darah, dan bahkan sampai menyebar ke otak.

Baca juga : Bahaya Penyakit Sinusitis Jika Dibiarkan

Oleh karena itu, maka jangan menganggap remeh penyakit sinusitis dan segeralah lakukan pengobatan apabila anda menderita atau mengidap penyakit sinusitis. Ada banyak cara untuk mengobati sinusitis, salah satu cara yang sering dilakukan ialah dengan melakukan tindakan operasi.

Apabila anda (penderita sinusitis) ingin melakukan pengobatan sinusitis dengan cara operasi, maka sebaiknya anda perhatikan bahaya yang ditimbulkan akibat operasi sinusitis. Mengenail hal tersebut, maka berikut ini sekilas informasi dari kami mengenai beberapa Bahaya Operasi Snusitis.

Bahaya Operasi Sinusitis

  • Keluar cairan kuning dan berbau
  • Alergi
  • Rasa lemas
  • Demam tinggi
  • Perubahan suara
  • Area hidung terasa nyeri
  • Sistem imun tubuh terganggu
  • Pendarahan pada area hidung
  • Kesembuhan tidak terjamin (tidak menjamin sembuh secara total)
  • Komplikasi intraorbital (kerusakan pada mata atau jaringan di sekitarnya)

Itulah beberapa Bahaya Operasi Sinusitis yang wajib diwaspadai jika anda ingin melakukan tindakan operasi untuk mengobati sinusitis. Selain operasi, ada banyak solusi pengobatan sinusitis yang bisa anda lakukan, salah satunya dengan mengkonsumsi produk suplemen kesehatan herbal (obat herbal).

DEMIKIAN INFORMASI DARI KAMI MENGENAI “BAHAYA OPERASI SINUSITIS”. TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI WEBSITE RESMI KAMI (AZKA HERBAL) DAN MENIMAK ARTIKEL INI SAMPAI TUNTAS, SEMOGA INFORMASI DARI KAMI BERMANFAAT DAPAT BERMANFAAT.

Posted By : Bahaya Operasi Sinusitis

Berita Terkait :

Sponsored By

Bahaya Operasi Sinusitis

Informasi Kesehatan

Efek Samping Pasca Operasi Sinusitis

Efek Samping Pasca Operasi Sinusitis

Efek Samping Pasca Operasi Sinusitis – Setelah sebelumnya kami membahas/memberikan informasi mengenai beberapa jenis Makanan Yang Baik Untuk Pasca Operasi Sinusitis, pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi mengenai efek samping pasca operasi sinustis. Mari simak terus artikel ini sampai tuntas.

Sinusitis

Efek Samping Pasca Operasi Sinusitis

Sinusitis atau rhinosinusitis ini merupakan suatu kondisi dimana terjadinya peradangan atau pembengkakan pada dinding sinus akibat adanya penyumbatan di dalamnya. Sinus sendiri merupakan ruangan-ruangan kecil yang saling berhubungan melalui saluran udara di dalam tulang tengkorak.

Di sekitar rongga hidung terdapat empat sinus, yakni sinus maksilaris (terletak di pipi), sinus etmoidalis (kedua mata), sinus frontalis (terletak di dahi) dan sinus sfenoidalis (terletak di belakang dahi). Bagian tengkorak tersebut dikenal sebagai sinus paranasal.

Sinus berperan penting dalam meningkatkan kualitas suara. Sinus bertugas untuk menghasilkan mukus atau cairan lengket dan tebal di hidung. Mukus mengalir ke hidung melalui saluran-saluran kecil, yang dimana saluran-saluran kecil ini dapat terhalang apabila sinus terinfeksi atau meradang.

Mukus yang dihasilkan oleh sinus tersebut berfungsi membantu mengendalikan suhu dan kelembapan udara yang masuk ke paru-paru. Selain itu, mukus juga turut bekerja untuk mencegah masuknya kuman, allergen, penyebab alergi dan benda asing yang dapat menyebabkan infeksi dalam tubuh.

Pada saat sinus dalam kondisi sehat, sinus dipenuhi dengan udara, namun ketika sinus menjadi tersumbat dan berisi cairan, kuman dapat tumbuh dan menyebabkan infeksi (penyakit sinus). Secara klinis, sinusitis dibagi atas berbagai jenis, yakni, sinusitis akut, sub akut, kronis dan sinusitis berulang.

Jenis Sinusitis

Sinusitis akut merupakan jenis sinusitis yang dapat terjadi secara mendadak atau tiba-tiba, seperti pilek, nyeri wajah, hidung tersumbat dan berlangsung dalam jangka waktu yang pendek, biasanya 4 minggu atau kurang. Sinusitis sub akut, yang merupakan sebuah peradangan yang berlangsung 4-8 minggu.

Sinusitis kronis, merupakan kondisi peradangan sinus selama setidaknya 12 minggu, dan biasanya sinusitis kronis ini sulit untuk hilang, walaupun telah dilakukan perawatan dan terkadang sinusitis kronis ini mengganggu saluran pernapasan dan menyebabkan penumpukan lendir.

Sinusitis berulang merupakan beberapa serangan dalam sehatun. Kondisi penyakti sinusitis ini termasuk jenis penyakit yang umum terjadi, dan dapat terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak. Terdapat beberapa pilihan atau cara untuk mengobati sinusitis ini, salah satunya dengan cara operasi.

Melakukan tindakan operasi untuk mengobati sinusitis merupakan salah cara pengobatan sinusitis yang biasa orang-orang lakukan, namun perlu anda ketahui, bahwa melakukan tindakan operasi dapat menimbulkan beberapa masalah setalah operasi sinusitis dilakukan.

Hal tersebut biasa disebut juga sebagai efek samping operasi. Apabila anda (penderita sinusitis) ingin melakukan operasi, maka anda harus memperhitungkan apa saja efek samping atau dampaknya. Dan berikut ini beberapa masalah/efek samping yang biasa muncul setelah melakukan operasi sinusitis.

Efek Samping Pasca Operasi Sinusitis

  • Pendarahan
  • Nyeri di sekitar hidung
  • Lemas
  • Demam tinggi
  • Sistem imun yang menurun
  • Sakit kepala
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan indera penciuman
  • Perubahan suara (menjadi sedikit sengau)
  • Infeksi pasca operasi

Itulah beberapa Efek Samping Pasca Operasi Sinusitis yang perlu di perhitungkan apabila anda ingin/mau melakukan operasi untuk mengobati sinusitis yang di derita. Bagi anda (penderita sinusitis) yang tidak ingin melakukan operasi, anda bisa melakukan pengobatan sinusitis dengan cara lain.

Untuk anda (penderita sinusitis yang tidak ingin melakukan operasi), maka pengobatan sinusitis dengan cara mengkonsumsi suplemen kesehatan herbal (obat herbal) merupakan salah satu solusi pengobatan sinusitis yang bisa anda (penderita sinusitis) lakukan selain dengan melakukan tindakan operasi.

DEMIKIAN INFORMASI DARI KAMI MENGENAI “EFEK SAMPING PASCA OPERASI SINUSITIS”. TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI WEBSITE RESMI KAMI (AZKA HERBAL), SEMOGA INFORMASI DARI KAMI BERMANFAAT BAGI ANDA YANG MEMBUTUHKAN.

Posted By : Efek Samping Pasca Operasi Sinusitis

Artikel Terkait :

Sponsored By

Efek Samping Pasca Operasi Sinusitis

Informasi Kesehatan

Makanan Yang Baik Untuk Pasca Operasi Sinusitis

Makanan Yang Baik Untuk Pasca Operasi Sinusitis

Makanan Yang Baik Untuk Pasca Operasi Sinusitis Seseorang yang sudah melakukan tindakan operasi, tentu alangkah baiknya memperhatikan beberapa pantangan dan anjuran pasca operasi, hal ini agar bekas atau efek dari operasi dapat sembuh dengan cepat.

Berbicara mengenai hal tersebut, setelah sebelumnya kami memberikan informasi mengenai Pantangan Setelah Operasi Sinusitispada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi mengenai beberapa jenis Makanan Yang Baik Untuk Pasca Operasi Sinusitis. Mari simak terus artikel ini.

Sekilas Tentang Sinusitis

Makanan Yang Baik Untuk Pasca Operasi Sinusitis

Sinusitis merupakan suatu kondisi dimana dinding sinus mengalami inflamasi/peradangan. Sinus sendiri merupakan rongga kecil berisi udara yang terletak di frontal (bagian bawah dahi), maxillary (tulang pipi), sphenoid (bagian belakang rongga hidung) dan ethmoid (diantara jembatan hidung dan mata).

Bagian tengkorak tersebut dikenal sebagai sinus paranasal. Kondisi peradangan atau inflmasi pada dinding sinus tersebut akibat adanya penyumbatan didalamnya. Tugas rongga sinus ialah bertugas untuk menghasilkan mukus atau cairan lengket dan tebal di hidung.

Mukus yang dihasilkan oleh sinus tersebut berfungsi membantu mengendalikan suhu dan kelembapan udara yang masuk ke paru-paru dan mukus tersebut juga turut bekerja untuk mencegah masuknya kuman, allergen penyebab alergi dan benda asing yang dapat menyebabkan infeksi dalam tubuh.

Mukus atau cairan lengket dan tebal di hidung tersebut mengalir kehidung melalui saluran-saluran kecil, yang dimana saluran-saluran kecil ini dapat terhalang apabila sinus terinfeksi atau mengalami peradangan. Selain itu, sinus juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas suara.

Rongga sinus yang sehat dipenuhi dengan udara, akan tetapi ketika sinus menjadi tersumbat dan berisi cairan, kuman dapat tumbuh dan menyebabkan infeksi, yang disebut sebagai penyakit sinus. Kondisi penyakit sinusitis ini umum terjadi dan dapat terjadi pada siapa, termasuk anak-anak.

Baca juga : Gejala Sinusitis Pada Anak Yang Wajib Diwaspadai

Anda (penderita sinusitis) jangan menganggap remeh sinusitis, karena pada beberapa kasus, sinusitis bisa menyebabkan komplikasi berupa, infeksi tulang. Selain menyebabkan komplikasi, pada kasus yang sangat jarang, infeksi dapat menyebar ke daerah sekitar mata, tulang, darah atau otak.

Gejala Sinusitis

Gejala sinusitis dapat terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung dalam jangka waktu yang pendek, biasanya 4 minggu. Kondisi ini biasa disebut juga sebagai sinusitis akut. Selain itu, pada kasus sinusitis yang parah, peradangan sinus dapat berlangsung dalam waktu sekitar 3 bulan dan sering kambuh.

Kondisi tersebut biasa disebut juga sebagai sinusitis kronis. Napas berbau, sakit kepala, hidung tersumbat,  demam, daya penciuam berkurang, sakit tenggorokan, dan rasa sakit atau adanya tekanan di daerah dahi, pipi, hidung diantara mata merupakan gejala sinusitis yang umum muncul atau terjadi.

Kondisi penyakit sinusitis ini pada umumnya disebabkan oleh bakteri, alergi, polusi, atau polip hidung, yaitu pertumbuhan daging jinak di hidung yang dapat menyebabkan anda tersumbat saat bernapas. Selain itu, sinusitis juga dapat disebabkan oleh virus penyebab flu.

Terdapat beberapa cara untuk mengobati sinusitis, seperti dengan cara alami (herbal), atau dengan melakukan tindakan operasi. Dan untuk anda yang sudah melakukan tindakan operasi sinusitis, maka berikut ini beberapa jenis Makanan Yang Baik Untuk Pasca Operasi Sinusitis.

Makanan Yang Baik Untuk Pasca Operasi Sinusitis

Makanan Yang Baik Untuk Pasca Operasi Sinusitis

  • Kangkung

Kangkung ini memiliki senyawa quercetin, klorofil, dan anti-oksidan. Kankung dapat membersihkan area sinus dan lendir yang masih menempel di hidung, dengan cara mengencerkan kangkung dan mengalirkan langsung melalui hidung.

Selain itu, Mengkonsumsi kangkung sebanyak 300 gram sehari, dapat membantu percepatan penyembuhan penyakit sinusitis pasca operasi.

  • Apel

Apel merupakan salah satu jenis buah-buahan yang baik untuk dikonsumsi pasca operasi, hal ini karena buang apel ini mengandung senyawa quercetin, tanin dan alkaloid. Senyawa pada buah apel ini dapat membantu meredakan peradangan dan mempercepat pengeringan luka bekas operasi sinusitis.

  • Bayam

Bayam merupakan salah satu sayuran yang memiliki senyawa quercetin, dan klorofil dengan sifat antioksidan, anti radang dan anti bakteri. Bayam sangat baik untuk dikonsumsi pasca operasi sinusitis dan pengolahan bayam dengan cara di tumis merupakan salah satu cara pengolahan yang baik.

Hal tersebut, agar kandungan baik pada bayam tidak larut dan dapat di ambil oleh sistem pencernaan tubuh.

  • Pear

Buah pear ini sangat baik untuk dikonsumsi pasca operasi sinusitis, karena buah pear ini mengandung flavonoid, quercetin, dan kaya akan tanin, yang dimana kandungan tersebut dapat mempercepat regenerasi sel sekaligus dapat meningkatkan produksi immunoglobulin.

Selain itu, kandungan dalam buah pear juga dapat membantu menetralisir sinus dari peradangan akibat bakteri atau virus yang terjadi selama proses pernapasan berlangsung. Dengan begitu, maka konsumsilah buah pear 2-3 buah (200gram) secara rutin pasca operasi sinusitis.

  • Kecambah

Kecambah merupakan salah satu makanan yang baik untuk dikonsumsi pasca opeasi sinusitis, karena kecambah ini dapat membantu membersihkan hidung dari lendir yang tersisa dengan di tambah minyak zaitun. 

  • Yogurt

Yogurt merupakan salah satu bentuk fermentasi susu, yang mengandung bakteri lactobacillius sp, yang dimana bakteri pada yogurt ini dapat digunakan untuk melawan bakteri jahat pada sinus dan membantu tubuh untuk mempercepat penyembuhan penyakit sinusitis pasca operasi.

  • Brokoli

Brokoli merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan mencegah peradangan yang diakibatkan oleh lingkungan yang tidak sehat. Sayuran brokoli sendiri memiliki senyawa quercetin, vitamin, mineral, anti-oksida dan kaya akan klorofil.

  • Jeruk

Buah jeruk merupakan salah satu jenis buah-buahan yang baik untuk dikonsumsi pasca operasi sinusitis. Hal ini karena buah yang mengandung banyak vitamin C dan quercetin ini mampu membantu proses penyembuhan pasca operasi sinusitis.

Itulah beberapa jenis Makanan Yang Baik Untuk Pasca Operasi SinusitisUntuk anda (penderita sinusitis) yang tidak melakukan tindakan operasi, maka mengkonsumsi obat herbal alami merupakan salah satu solusi cara alami untuk mengobati sinusitis tanpa operasi.

DEMIKIAN INFORMASI DARI KAMI MENGENAI “MAKANAN YANG BAIK UNTUK PASCA OPERASI SINUSITIS”. TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI WEBSITE RESMI KAMI (AZKA HERBAL), SEMOGA INFORMASI DARI KAMI BERMANFAAT BAGI ANDA YANG MEMBUTUHKAN.

Posted By : Makanan Yang Baik Untuk Pasca Operasi Sinusitis

Artikel terkait :

Sponsored By

Makanan Yang Baik Untuk Pasca Operasi Sinusitis

Informasi Kesehatan

Pantangan Setelah Operasi Sinusitis

Pantangan Setelah Operasi Sinusitis

Pantangan Setelah Operasi SinusitisAnda sudah melakukan tindakan operasi penyakit sinusitis ?, Jika memang demikian, maka mari simak terus artikel ini sampai tuntas, karena pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi mengenai beberapa pantangan stelah operasi sinusitis.

Sekilas Tentang Sinusitis

Pantangan Setelah Operasi Sinusitis

Sinusitis merupakan inflamasi atau peradangan pada dinding sinus, akibat adanya penyumbatan di dalamnya. Sinus sendiri merupakan rongga kecil berisi udara yang dapat ditemukan di berbagai bagian tengkorak atau terletak di frontal (bagian bawah dahi), maxillary (tulang pipi), sphenoid dan ethmoid.

Sphenoid tersebut ialah bagian belakang rongga hidung, sedangkan ethmoid tersebut ialah diantara jembatan hidung dan mata. Bagian tengkorak tersebut dikenal sebagai sinus paranasal. Rongga sinus berperan penting dalam meningkatkan kualitas suara kita, namun hal ini bukanlah fungsi utamanya.

Rongga sinus bertugas untuk menghasilkan mukus atau cairan lengket dan tebal di hidung, yang dimana mukus tersebut berfungsi membantu mengendalikan suhu dan kelembapan udara yang masuk ke paru-paru. Mukus ini mengalir kehidung melalui saluran-saluran kecil.

Saluran-saluran kecil tersebut dapat terhalang apabila sinus terinfeksi atau mengalami peradangan. Selain itu, mukus tersebut juga turut bekerja untuk mencegah masuknya kuman, allergen penyebab alergi dan benda-benda asing yang dapat menyebabkan infeksi dalam tubuh.

Seberapa Umumkah Sinusitis ?

Penyakit sinusitis ini termasuk jenis penyakit yang umum terjadi, dan dapat terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak. Sinusitis pada orang dewasa dapat disebabkan oleh pembengkakan dinding dalam hidung. Kondisi pembengkakan ini umumnya disebabakn oleh virus flu atau pilek.

Selain itu, infeksi jamur, infeksi gigi, serta merokok (perokok aktif) juga dapat menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya sinusitis pada orang dewasa. Sementara itu, sinusitis yang terjadi pada anak-anak dapat disebabkan oleh alergi, tetular penyakit dari anak-anak lain di sekitarnya.

Selain itu, kebiasaan menggunakan dot ataupun minum dari botol dalam keadaan berbaring dan tinggal di lingkungan yang penuh asap juga dapat menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya sinusitis pada anak. Gejala penyakit sinusitsi ini dapat terjadi secara tiba-tiba.

Dan berlangsung dalam jangka waktu pendek (umumnya 4 minggu). Kondisi ini disebut sebagai sinusitis akut. Sementara itu, untuk kasus sinusitis yang parah, peradangan dapat berlangsung dalam jangka waktu yang lama (umumnya sekitar 3 bulan) dan sering kambuh. Kondisi ini disebut sinusitsi kronis.

Baca juga : Bahaya Sinusitis Kronis

Meskipun bukan termasuk penyakit yang mematikan, namun jangan sesekali meremehkan sinusitis, karena pada beberapa kasus, sinusitis dapat menyebabkan komplikasi berupa infeksi, dan dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi dapat menyebar ke daerah sekitar mata, tulang, darah dan otak.

Oleh karena itu, maka segeralah lakukan tindakan pengobatan apabila anda/kerabat anda menderita sinusitis. Dan untuk anda yang sudah melakukan pengobatan sinusitis dengan cara melakukan tindakan operasi, maka berikut beberapa pantangan setelah operasi sinusitis.

Pantangan Setelah Operasi Sinusitis

  • Berenang
  • Buang ingus dan tertawa (terlalu keras)
  • Stres
  • Angin yang terlalu keras
  • Asap (polusi)
  • Begadang
  • Suhu ekstrim dan naik pesawat
  • Olahraga ekstrim (menyelam)

Bagi anda yang sudah melakukan tindakan operasi sinusitis, maka sebaiknya hindar beberapa pantang tersebut, agar sinusitis yang diderita dapat sembuh dengan cepat. Untuk anda (penderita sinusitis) yang tidak ingin atau tidak mampu melakukan tindakan operasi, maka kini anda tidak usah khawatir.

Hal tersebut karena kini telah hadir produk suplemen kesehatan herbal (obat herbal) Gamat Emas Kapsul solusi pengobatan sinusitis secara alami, tanpa operasi dan tanpa efek samping, yang dimana obat herbal Gamat Emas Kapsul ini sudah terbukti ampuh, mampu mengobati sinusitis secara alami.

DEMIKIAN INFORMASI DARI KAMI MENGENAI “PANTANGAN SETELAH OPERASI SINUSITIS”. TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI WEBSITE REMSI KAMI (AZKA HERBAL), SEMOGA INFORMASI DARI KAMI DAPAT BERMANFAAT BAGI ANDA SEMUA YANG MEMBUTUHKAN.

Posted By : Pantangan Setelah Operasi Sinusitis

Artikel Terkait :

Sponsored By

Pantangan Setelah Operasi Sinusitis

Informasi Kesehatan

Ciri-Ciri Sakit Kepala Sinusitis

Ciri-Ciri Sakit Kepala Sinusitis

Ciri-Ciri Sakit Kepala Sinusitis – Kondisi sakit kepala dapat diakibatkan oleh beberapa hal atau faktor, salah satunya diakibatkan oleh sinusitis. Sakit kepala akibat sinusitis ini seringkali tertukar dengan sakit kepala migrain, hal ini karena kedua memiliki gejala yang hampir mirip.

Meski begitu, namun sakit kepala akibat sinusitis tetaplah berbeda dengan sakit kepala migrain. Berbicara mengenai sakit kepala akibat sinusitis, maka pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi mengenai beberapa Ciri-Ciri Sakit Kepala SinusitisMari simak terus artikel ini sampai tuntas.

Sekilas Tentang Sinusitis

Ciri-Ciri Sakit Kepala Sinusitis

Sinusitis merupakan suatu kondisi dimana dinding sinus mengalami peradangan atau inflamasi. Sinus sendiri merupakan ruangan-ruangan kecil yang saling berhubungan melalui udara di dalam tulang tengkorak, yang dimana rongga sinus ini terltetak di tulang pipi (maxillary), bagian bawah dahi (frontal)

Bagian belakang rongga hidung (sphenoid), serta diantara hidung dan mata (ethmoid). Rongga sinus membuka lubang pada hidung. Sinus sendiri bertugas untuk menghasilkan mukus (cairan lengket dan tebal di hidung). Mukus berperan penting dalam meningkatkan kualits suara seseorang.

Selain itu, mukus atau cairan lengket dan tebal di hidung yang dihasilkan oleh sinus tersebut juga turut bekerja untuk mencegah masuknya kuman, allergen penyebab alergi, dan benda-benda asing yang dapat menyebabkan infeksi dalam tubuh.

Fungsi dari mukus tersebut ialah untuk membantu mengendalikan suhu dan kelembapan udara yang masuk ke paru-paru. Mukus tersebut mengalir ke hidung melalui saluran-saluran kecil, yang dimana saluran kecil ini dapat terhalang apabila sinus terinfeksi.

Adanya infeksi virus, seperti virus flu merupakan salah satu penyebab sinusitis yang paling umum atau sering terjadi. Virus tersebut akan menyebar ke rongga sinus dari saluran pernapasan atas, sehingga pada akhirnya dapat menyebabkan dinding sinus mengalami peradangan.

Kondisi sakit kepala akibat sinusitis dapat terjadi karena efek samping dari organ sinus yang seringkali tersumbat atau penyumbatan. Pada umumnya sakit kepala akibat sinusitis lebih sering dihubungkan dengan penyebabnya, yakni pilek yang terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama.

Ciri-Ciri Sakit Kepala Sinusitis

  • Sakit Kepala DI Ikuti Dengan Gangguan Penciuman

Gangguan penciuman merupakan salah satu ciri sakit kepala akibat sinusitis yang semakin parah. Dengan ini, maka anda tidak bisa lagi mencium dengan sensitif.

  • Sakit Kepala Di Ikuti Dengan Nyeri Di Pipi

Terjadinya sakit kepala diikuti dengan nyeri pipi ini dapat disebabkan oleh gangguan saraf. Kondisi ini dapat menjadi sebagai tanda bahwa sinusitis terus menginfeksi daerah sekitarnya.

  • Sakit Kepala Di Ikuti Dengan Gangguan Pendengaran 

Kondisi ini merupakan gangguan saraf lain yang merupakan efek sakit kepala sinusitis. Sakit kepala terjadi karena rongga hidung tersumbat.

  • Sakit Kepala Di Ikuti Dengan Pilek Lendir Hijau

Kondisi pilek dengan lendir berwarna kuning kehijauan merupakan kondisi pilek yang di tunjukan oleh orang-orang yang menderita sinusitis. Dengan ini, maka apabila anda mengalami sakit kepala disertai dengan pilek berwarna kuning kehijauan, maka kemungkinan anda menderita sinusitis.

  • Sakit Kepala Di Ikuti Dengan Hidung Tersumbat

Kondisi sakit kepala yang di ikuti dengan hidung tersumbat merupakan salah satu ciri yang harus diwaspadai, terutama jika kondisi ini terjadi dalam jangka waktu yang lama dan tidak sembuh-sembuh.

Waspadailah sakit kepala yang di ikuti oleh beberapa Ciri-Ciri Sakit Kepala Sinusitis tersebut. Itulah sekilas informasi dari kami mengenai hal tersebut. Segera lakukan pengobatan apabila anda mengalami beberapa ciri-ciri tersebut, agar kondisi sinusitis yang di derita tidak bertambah parah.

DEMIKIAN INFORMASI DARI KAMI MENGENAI “CIRI-CIRI SAKIT KEPALA SINUSITIS”. TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI WEBSITE RESMI KAMI (AZKA HERBAL) DAN MENYIMAK ARTIKEL INI SAMPAI TUNTAS, SEMOGA INFORMASI DARI KAMI DAPAT BERGUNA DAN BERMANFAAT.

Posted By : Ciri-Ciri Sakit Kepala Sinusitis

Artikel Terkait :

Sponsored By

Ciri-Ciri Sakit Kepala Sinusitis

Informasi Kesehatan

Bahaya Sinusitis Kronis

Bahaya Sinusitis Kronis

Bahaya Sinusitis Kronis – Seperti yang mungkin kalian ketahui, bahwa berdasarkan lamanya perjalanan penyakit, penyakit sinusitis ini memiliki beberapa jenis/tipe sinusitis yakni sinusitis akut, sinusitis subakut, sinusitis kronis, dan sinusitis kambuhan.

Berbicara mengenai jenis/tipe sinusitis, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi mengenai Bahaya Sinusitis Kronis yang wajib diwaspadai. Untuk mengetahui apa saja bahaya sinusitis kronis, maka mari simak terus artikel ini sampai tuntas.

Sekilas Tentang Sinusitis

Bahaya Sinusitis Kronis

Infeksi sinus atau sinusitis ini merupakan pembengkakan atau peradangan pada dinding sinus, yang diakibatkan karena adanya penyumbatan di dalamnya. Sinus sendiri merupakan rongga kosong atau ruangan-ruangan kecil yang saling berhubungan melalui udara di dalam tulang tengkorak.

Rongga sinus tersebut terletak di tulang pipi, bagian bawah dahi, bagian belakang rongga hidung serta diantara hidung dan mata. Sinus ini bertugas untuk menghasilkan mukus atau cairan lengket dan tebal di hidung, yang berfungsi membantu mengendalikan suhu dan kelembapan udara yang masuk ke paru-paru.

Selain itu, mukus tersebut juga turut bekerja untuk mencegah masuknya kuman, allergen, penyebab alergi, dan benda-benda asing yang dapat menyebabkan infeksi dalam tubuh. Mukus tersebut mengalir kehidung melalui saluran-saluran kecil. Saluran kecil ini dapat terhalang apabila sinus terinfeksi.

Selain bertugas untuk menghasilklan mukus (cairan tebal dan lengket di hidung), sinus juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas suara seseorang. Penyakit sinusitis ini termasuk salah satu jenis penyakit yang umum terjadi dan dapat terjadi pada siapa saja, tak terkecuali anak-anak.

Dapat terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung dalam jangka waktu pendek. Kondisi ini biasa disebut sebagai sinusitis akut. Pada kasus yang parah, sinusitis dapat berlangsung dalam jangka waktu yang panjang, biasanya 3 bulan dan sering kambuh. Kondisi ini biasa disebut sebagai sinusitis kronis.

Sinusitis kronis sendiri merupakan suatu kondisi dimana, rongga sinus meradang dan membengkak selama setidaknya 12 minggu. Kondisi penyakit sinusitis kronis ini dapat diakibatkan oleh infeksi, pertumbuhan polip hidung, atau penyimpangan septum hidung.

Kondisi sinusitis kronis tersebut agak sulit sulit untuk hilang, meski sudah melakukan perawatan, dan dapat mengganggu saluran pernapasan serta menyebabkan penumpukan lendir. Gejala penyakit sinusitis kronis ini biasanya berlangsung lebih lama dibandingkan dengan sinusitis akut.

Baca juga : Perbedaan Sinusitis Akut Dan Kronis

Penyakit sinusitis kronis tersebut dapat membuat anda (penderita sinusitis kronis) merasa kesulitan untuk bernapas dan daerah sekitar wajah akan terasa sakit. Kondisi penyakit sinusitis kronis tersebut juga dapat terjadi pada siapa saja, dengan usia berapapun (termasuk anak-anak).

Bahaya Sinusitis Kronis

  • ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Bagian Atas)

Terjadinya ISPA ini pada biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri sinusitis yang dibiarkan begitu saja, tanpa penanganan lebih lanjut.

  • Infeksi Pembuluh Darah Sekitar Sinus

Infeksi dapat terjadi karena darah terdeteksi oleh mikroorganisme atau bakteri yang dapat menyebabkan peradangan pada seluruh tubuh. Selain itu, infeksi juga dapat menyebar ke paru-paru dan jaringan tubuh lainnya. Hal ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang tidak dapat melawan bakteri.

  • Infeksi Rongga Mata

Kondisi infeksi rongga mata terjadi karena virus yang menyebar dari sinus. Infeksi ini bisa terjadi akibat dari bahaya sinusitis kronis. Infeksi ini bisa terjadi setelah luka dari perawatan pasca operasi polip hidung sinus atau sebelum operasi.

  • Flu Berkepanjangan

Pada biasanya kondisi flu yang berkepanjangan ini dapat terjadi karena virus atau bakteri sinusitis kronis yang tidak ditangani dengan baik dan benar.

  • Kelainan Anatomi Pada Tulang Hidung Atau Sinus

Pada saat penyebab sinusitis maksilaris menyerang bagian hidung dan sekitar wajah, maka wajah akan terasa sakit dua kali lebih dari biasanya. Rasa sakit ini terutama pada bagian hidung, yang menjadi tempat utama virus muncul dan berkembang. Kondisi ini dapat menyebabkan sakit kepala yang hebat.

Oleh karena itu, maka apabila anda mengidap sinusitis, maka alangkah baiknya segera lakukan penanganan/pengobatan dengan baik dan benar, hal ini agar penyakit sinusitis yang diderita tidak bertambah parah dan tidak menimbulkan bahaya seperti Bahaya Sinusitis Kronis tersebut.

DEMIKIAN INFORMASI DARI KAMI MENGENAI “BAHAYA SINUSITIS KRONIS”. TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI WEBSITE RESMI KAMI (AZKA HERBAL), SEMOGA INFORMASI DARI KAMI DAPAT BERMANFAAT BAGI ANDA SEMUA YANG MEMBUTUHKAN.

Posted By : Bahaya Sinusitis Kronis

Artikel Terkait :

Sponsored By

Bahaya Sinusitis Kronis

Informasi Kesehatan

Perbedaan Sinusitis Akut Dan Kronis

Perbedaan Sinusitis Akut Dan Kronis

Perbedaan Sinusitis Akut Dan Kronis Sinusitis merupakan salah satu penyakit atau suatu kondisi dimana terdapat gangguan kesehatan (peradangan) pada dinding sinus. Kondisi penyakit sinusitis ini sangat umum terjadi dan dapat terjadi pada siapa saja tak terkecuali anak-nak.

Penyakit sinusitis ini memiliki beberapa jenis atau tipe, yang dimana jenis atau tipe sinusitis ini umumnya dibedakan berdasarkan durasi atau lamanya perjalanan penyakit. Mengenai hal tersebut, maka pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi mengenai Perbedaan Sinusitis Akut Dan Kronis.

Sekilas Tentang Sinusitis

Perbedaan Sinusitis Akut Dan Kronis

Sinusitis merupakan suatu kondisi dimana sinus atau dinding sinus mengalami innflamasi atau peradangan, yang diakibatkan dari adanya penyumbatan didalamnya. Sinus sendiri merupakan rongga kecil berisi udara yang terletak di tulang pipi (maxillary), bagian bawah dahi (frontal)

Bagian belakang rongga hidung (sphenoid), serta diantara hidung dan mata (ethmoid). Rongga sinus membuka lubang pada hidung. Sinus sendiri berperan penting dalam meningkatkan kualitas suara seseorang, akan tetapi hal tersebut bukanlah fungsi utama dari sinus.

Tugas sinus sendiri ialah untuk menghasilkan mukus atau cairan lengket dan tebal di hidung, Mukus yang dihasilkan oleh sinus tersebut turut bekerja untuk mencegah masuknya kuman, allergen penyebab alergi dan benda-benda asing yang dapat menyebabkan infeksi dalam tubuh.

Selain itu, mukus yang dihasilkan oleh sinus tersebut juga berfungsi membantu mengendalikan suhu dan kelembapan udara yang masuk ke paru-paru. Mukus ini mengalir kehidung melalui saluran-saluran kecil. Yang dimana saluran ini dapat terhalang apabila sinus terinfeksi.

Gejala penyakit sinusitis ini dapat terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung hanya dalam jangka waktu pendek. Kondisi ini biasa disebut sebagai sinusitis akut. Selain itu, untuk kasus sinusitis yang parah, peradangan sinus dapat berlangsung dalam waktu yang lama, biasanya 3 bulan dan sering kambuh.

Kondisi tersebut (peradangan dalam jangka waktu yang panjang/lama) biasa disebut sebagai sinusitis kronis. Meskipun terdapat beberapa tipe atau jenis, namun secara garis besar penyakit sinusitis ini dibagi menjadi dua tipe atau jenis, yakni sinusitis akut dan sinusitis kronis.

Mengenai hal tersebut, apakah anda tahu apa perbedaan dari kedua jenis/tipe sinusitis tersebut ?, bagi anda yang belum tahu, maka kini anda tidak usah khawatir, karena pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi mengenai Perbedaan Sinusitis Akut Dan Kronis.

  • Sinusitis Akut

Sinusitis akut merupakan tipe/jenis sinusitis yang pada biasanya disebabkan oleh flu biasa yang mengakibatkan infeksi virus. Pengobatan sinusitis akut ini biasanya dilakukan di rumah dengan cara memanfaatkan tanaman herbal yang bisa dijadikan sebagai solusi untuk mengobati sinusitis.

Apabila pengobatan dirumah tidak ada efek apapun atau pengobatan tidak kunjung sembuh, maka kami sarankan agar anda berkonsultasi kepada dokter. Hal ini agar sinusitis yang diderita dapat langsung di tangani. Dan berikut ini beberapa gejala sinusitis akut yang sering terjadi, diantaranya :

  • Ingus atau lendir hidung berwarna hijau atau kuning
  • Bagian wajah terasa nyeri atau tertekan
  • Hidung mampet
  • Indra penciuman mengalami penurunan (sulit menangkap bau)
  • Batuk
  • Bau mulut
  • Kelelahan
  • Sakit gigi
  • Hidung mampet

Apabila anda mengalami gejala tersebut atau sudah terlanjur mengidap sinusitis, maka alangkah baiknya segera untuk melakukan pengobatan dini, seperti dengan banyak meminum air atau membuat ramuan obat sinusitis dari tanaman. Hal ini agar supaya sinusitis yang diderita tidak semakin parah.

Baca juga : Tanaman Obat Sinusitis Paling Ampuh

  • Sinusitis Kronis

Sinusitis kronis merupakan suatu kondisi dimana rongga sinus mengalami peradangan selama setidaknya 12 minggu, yang terkadang sulit untuk hilang walaupun telah dilakukan perawatan. Kondisi ini bisa mengganggu saluran pernapasan dan menyebabkan penumpukan lendir.

Sinusitis kronis paling sering menyerang orang dewasa, namun dapat juga menyerang anak-anak. Sinusitis kronis dapat diakibatkan oleh pertumbuhan pada sinus (polip hidung), infeksi, penyimpangan septum hidung. Dan berikut beberapa gejala sinusitis kronis yang umum terjadi, diantaranya :

  • Wajah mengalami pembengkakan
  • Wajah terasa nyeri dan tertekan
  • Hidung mampet
  • Demam
  • Hidung mengeluarkan lendir yang terus menerus.
  • Dalam kasus yang parah, sinusitis kronis dapat mengeluarkan nanah dari rongga hidung.
  • Batuk-batuk pada anak
  • Indra penciuman dan pengecap berkurang
  • Nyeri pada telinga, rahang atas, dan gigi

Demam bukanlah gejala umum dari sinusitis kronis. Gejala dari kedua jenis/tipe sinusitis tersebut memiliki tanda atau gejala yang serupa, namun sinusitis akut hanya infeksi sementara dan sering dikaitkan dengan munculnya demam. Sementara tanda/gejala sinusitis kronis berlangsung lebih lama.

DEMIKIAN INFORMASI DARI KAMI MENGENAI “PERBEDAAN SINUSITIS AKUT DAN KRONIS”. TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI WEBSITE RESMI KAMI (AZKA HEBRAL), SEMOGA INFORMASI DARI KAMI DAPAT BERMANFAAT BAGI ANDA SEMUA YANG MEMBUTUHKAN.

Posted By : Perbedaan Sinusitis Akut Dan Kronis

Artikel Terkait :

Sponsored By

Perbedaan Sinusitis Akut Dan Kronis

Informasi Kesehatan

Ciri-Ciri Penyakit Sinusitis Pada Bayi

Ciri-Ciri Penyakit Sinusitis Pada Bayi

Ciri-Ciri Penyakit Sinusitis Pada Bayi – Sinusitis merupakan salah satu jenis penyakit yang cukup umum terjadi dan dapat terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak atau bayi. Meski begitu, namun pada sebagian besar kasus, umumnya penyakit sinusitis ini lebih sering menyerang atau menimpa orang dewasa. Berbicara mengenai sinusitis, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi mengenai beberapa Ciri-Ciri Penyakit Sinusitis Pada Bayi. Mari simak terus artikel ini sampai tuntas.

Sekilas Tentang Sinusitis

Ciri-Ciri Penyakit Sinusitis Pada Bayi

Sinusitis merupakan suatu kondisi dimana organ tubuh yang bernama sinus mengalami infeksi atau pembengkakan. Sinus sendiri merupakan rongga kecil berisi udara, yang dimana rongga kecil ini saling berhubungan melalui saluran udara di dalam tulang tengkorak. Rongga tersebut terletak di tulang pipi, bagian bawah dahi, bagian belakang rongga hidung serta diantara hidung dan mata.

Perlu diketahui, bahwa organ sinus berperan penting dalam meningkatkan kualitas suara seseorang, namun hal tersebut bukanlah fungsi utama dari organ sinus, karena fungsi utama dari organ sinus sendiri ialah untuk menghasilkan mukus atau cairan lengket dan tebal di hidung. Mukus tersebut berfungsi membantu mengendalikan suhu tubuh dan kelembapan udara yang masuk ke paru-paru.

Selain itu, mukus yang dihasilkan oleh sinus tersebut juga turut bekerja untuk mencegah masuknya kuman, allergen penyebab alergi dan benda-benda asing yang dapat menyebabkan infeksi dalam tubuh. Mukus atau lendir cairan sinus tersebut mengalir ke hidung melalui saluran-saluran kecil, yang dimana saluran kecil ini bisa terhalang jika sinus terinfeksi atau mengalami peradangan.

Sinusitis pada orang dewasa dapat disebabkan karena pembengkakan dinding dalam hidung, yang disebabkan oleh virus flu atau pilek yang disebarkan sinus dari saluran pernapasan atas. Selain birus flu atau pilek, kebiasaan merokok, infeksi gigi, dan infeksi jamur juga dapat menjadi faktor pemicu terjadinya sinusitis pada orang dewasa.

Baca juga : Tanaman Obat Sinusitis Paling Ampuh

Sementara itu, sinusitis yang terjadi pada anak-anak dapat di disebabkan oleh alergi tertentu dan penularan penyakit atau lingkungan hidup yang terlalu berasap. Secara umum, seorang anak yang menderita sinusitis akan menjadi lebih sensitif dan peka terhadap rangsangan pemicu sinusitis. Seorang anak yang menderita sinusitis tentunya akan sangat terganggu dengan terjadinya sinusitis.

Apabila anak anda (bayi) mengalami batuk dan pilek, maka anda (orang tua) harus mewaspadai dan mengobatinya, karena batuk dan pilek yang dialami buah hati anda bisa bertambah parah menjadi sinusitis apabila terjadi serangan alergi, seperti alergi udara atau debu. Dan berikut ini beberapa Ciri-Ciri Penyakit Sinusitis Pada Bayi yang harus diwaspadai oleh anda para orang tua, diantaranya :

  • Suhu tubuh bayi meningkat dan demam
  • Bayi rewel, mungkin dikarenakan rasa tidak nyaman akibat hidung dan daerah sekitar dahinya terasa sakit
  • Bayi akan mengeluarkan cairan hidung kental berwarna kuning kehijauan
  • Bayi terlihat lemas dan lemah
  • Mata dan hidung si bayi terlihat bengkak
  • Bayi mengalami batuk yang tak kunjung reda atau sembuh
  • Hidung tersumbat selama lebih dari sepuluh hari

Beberapa ciri-ciri penyakit sinusitis pada bayi tersebut pada umumnya akan memburuk pada malam hari, karena suhu udara yang menurun membuat hidungnya  makin tersumbat dan menekan bagian sinus yang membengkak. Apakah anak (bayi) anda mengalami beberapa ciri tersebut ?, jika memang demikian, maka segera lakukan penanganan atau pengobatan sinusitis dengan tepat dan cepat.

DEMIKIAN INFORMASI DARI KAMI MENGENAI BEBERAPA “CIRI-CIRI PENYAKIT SINUSITIS PADA BAYI”. TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI WEBSITE RESMI KAMI (AZKA HERBAL) DAN JUGA TERIMA KASIH TELAH MENYIMAK ARTIKEL KAMI INI SAMPAI TUNTAS, SEMOGA INFORMASI DARI KAMI DAPAT BERMANFAAT BAGI ANDA SEMUA YANG MEMBUTUHKAN.

Posted By : Ciri-Ciri Penyakit Sinusitis Pada Bayi

Sponsored By

Ciri-Ciri Penyakit Sinusitis Pada Bayi

Informasi Kesehatan

Penyebab Sinusitis Akut

Penyebab Sinusitis Akut

Penyebab Sinusitis Akut – Selamat datang dan terima kasih telah mengunjungi website kami www.obatsinusitisalami.my.id yang merupakan website resmi Azka Herbal, yang akan memberikan informasi seputar kesehatan, terutama seputar kesehatan  sinus. Setelah sebelumnya kami memberikan informasi mengenai beberapa Gejala Sinusitis Akut, pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi mengenai Penyebab Sinusitis Akut. Mari simak terus artikel ini sampai tuntas.

Penyebab Sinusitis Akut

Sinusitis merupakan suatu kondisi dimana dinding sinus mengalami infeksi, peradangan, akibat adannya penyumbatan di dalamnya. Sinus sendiri merupakan rongga kosong yang terletak di belakang tulang pipi dan dahi. Terdapat empat pasang sinus di dalam kerangka kepala manusia, yakni di belakang dahi, di kedua sisi dari batang hidung, di belakang mata, dan di belakang tulang pipi.

Sinus bertugas untuk menghasilkan mukus atau cairan lengket dan tebal di hidung. Mukus yang dihasilkan oleh sinus tersebut berfungsi membantu mengendalikan suhu dan kelembapan udara yang masuk ke paru-paru. Selain itu, mukus tersebut juga turut bekerja untuk mencegah masuknya kuman, allergen, penyebab alergi dan benda asing yang dapat menyebabkan infeksi dalam tubuh.

Mukus tersebut mengalir ke hidung melalui saluran-saluran kecil, yang dimana saluran kecil ini bisa terhalang jika sinus mengalami peradangan atau terinfeksi. Selain bertugas untuk menghasilkan mukus atau cairan lengket dan tebal di hidung, sinus juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas suara. Sinusitis ini umum terjadi dan dapat terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak.

Kondisi sinusitis yang terjadi pada anak-anak dapat dipicu oleh alergi tertentu. Dan selain itu, sinusitis yang terjadi pada anak-anak juga dapat dipicu oleh penularan penyakit atau lingkungan hidup yang terlalu berasap. Sedangkan kondisi sinusitis yang terjadi pada orang dewasa dapat terjadi karena adanya pembengkakan pada dingin bagian dalam hidung yang di picu oleh virus.

Baca juga : Penyebab Sinusitis Pada Anak

Jenis virus yang paling sering menjadi penyebab sinusitis ialah virus flu atau pilek. Selain virus, terdapat juga beberapa kondisi atau hal yang dapat menjadi pemicu terjadinya sinusitis, diantaranya infeksi jamur, infeksi gigi, dan merokok. Kondisi sinusitis ini sebenarnya membutuhkan penangan khusus, hal tersebut penting untuk mencegah penyebaran dan bertambah parahnya sinusitis.

Pada kasus sinusitis yang parah, peradangan sinus (sinusitis) dapat terjadi dalam waktu yang cukup lama, yakni sekitar 3 bulan dan sering kambuh. Kondisi ini disebut juga sebagai sinusitis kronis. Terdapat beberapa tipe sinusitis, yang dimana tipe sinusitis ini berdasarkan lamanya perjalanan penyakit, yakni diantaranya sinusitis akut, sinusitis sub akut, sinusitis kronis, dan sinusitis kambuhan.

Peradangan sinusitis dapat terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung dalam jangka waktu yang pendek, yakni selama 4-12 minggu. Kondisi ini disebut juga sinusitis akut. Sinusitis akut merupakan kondisi sinusitis yang biasanya akan mengganggu drainase cairan dan menyebabkan penumpukan lendir. Seseorang yang mengalami sinusitik akut lazim mengalami kesulitan bernapas melalui hidung.

Sebagian besar kasus sinusitis akut ini disebabkan oleh flu yang di picu oleh virus. Terjadinya sinusitis akut sendiri disebabkan oleh  infeksi jamur, infeksi bakteri, dan infeksi virus. Selain itu, berikut ini beberapa hal atau kondisi kesehatan yang dapat meningkatkan resiko terkena infeksi sinus yang menyebabkan terjadinya sinusitis, diantaranya :

  • Alergi
  • Infeksi gigi
  • Kelainan septum
  • Polip hidung atau tumor
  • Kondisi kesehatan lainnya, seperti komplikasi dari cystic fibrosis, gangguan sistem kekebalan tubuh
  • Terpapar bahan kimia, seperti asap rokok

Itulah beberapa Penyebab Sinusitis Akut. Meskipun sinusitis tergolong penyakit yang ringan, namun segera tangani atau obati jika anda mengalami/menderita sinusitis, karena sinusitis dapat mengganggu aktivitas anda. Ada banyak cara untuk mengobati sinusitis, salah satunya dengan mengkonsumsi obat herbal alami Walatra Gamat Emas Kapsul, yang 100% terbuat dari bahan alami berkualitas tinggi.

DEMIKIAN INFORMASI DARI KAMI MENGENAI “PENYEBAB SINUSITIS AKUT”. TERIMA KASIH TELAH MENYIMAK ARTIKEL INI SAMPAI TUNTAS, SEMOGA INFORMASI DARI KAMI DAPAT BERGUNA DAN BERMANFAAT BAGI ANDA SEMUA YANG MEMBUTUHKAN.

Posted By : Penyebab Sinusitis Akut

Artikel Terkait :

Sponsored ByPenyebab Sinusitis Akut